Investasi saham itu…

Memajukan kesejahteraan masyarakat…

Memajukan perekonomian…

Adil untuk semua orang…

…Kalau dipahami & dijalani dengan benar.

 

Special Tutorial oleh GaleriSaham

Dari trader, untuk trader

BELAJAR SAHAM
UNTUK PEMULA

Belajar saham untuk pemula sangat penting untuk dilakukan. Jangan pernah memulai transaksi saham tanpa belajar terlebih dahulu, apalagi sekedar ikut – ikutan orang. Belajar itu bukan sekedar tahu cara beli cara jual. Namun memahami segala hal yang ada di pasar saham. Sebelum memulai berinvestasi di pasar saham, kamu harus tahu dulu seluk beluk:

Apa itu saham?
Apa saja hal – hal penting yang perlu diketahui
Bagaimana cara trading saham?
Bagaimana cara investasi saham?
Bagaimana melakukan analisa baik analisa teknikal maupun analisa fundamental.

Pahami dulu, baru kamu akan lebih siap dan percaya diri dalam melakukan transaksi di pasar saham baik untuk investasi jangka panjang maupun transaksi jangka pendek. Jangan hanya modal percaya diri saja tapi tanpa belajar, karena itu akan membawa kamu ke petaka investasi.

SEBUAH KISAH

Banyak sekali yang meraih sukses di pasar modal Indonesia. Mereka adalah orang yang mengerti apa yang mereka beli, kapan mereka beli, dan bagaimana mereka menyimpannya.

Investasi saham sangat amat menjanjikan selama perusahaan yang di beli terus tumbuh dan berkembang dan kamu terus menyimpannya. Yuk kita simak contoh potensi keuntungan dari investasi saham di bawah ini.

Bagaimana seseorang bisa profit

1360% dari saham BBCA

*Dengan passive income 13.6% p.a

Seorang investor meraih untung 650%

Beli UNVR ketika krisis

*Dengan passive income 18.9% p.a

Anda bisa hobi belanja dan makin kaya

+1700% dari MAPI

*Passive income 16% / tahun

Meraih passive income konsisten

+67,2% p.a dari BBRI

*Keuntungan modal 1800%

Menarik bukan potensi yang bisa kamu dapatkan jika berinvestasi saham di perusahaan yang bagus? Kamu akan dapat kenaikan aset dan passive income sekaligus dan ini berlangsung selamanya, selama perusahaan yang kamu miliki sahamnya itu terus tumbuh dan berkembang.

KENALAN DULU YUK

Yuk kenali beberapa istilah penting yang perlu kamu tahu seputar investasi saham. Berikut adalah hal – hal yang akan selalu kamu lihat dalam mencari, memilih, melakukan analisa, hingga bertransaksi saham.

Belajar Saham Pemula

Apa itu Saham?

Saham itu objek utama kita, tapi kamu harus bener – bener ngerti dulu ya

Belajar Saham Pemula

Apa itu Emiten?

Kalau ga ada emiten, tidak akan ada saham buat kamu beli.

Belajar Saham Pemula

Apa itu Kode Saham?

Masak kamu harus hafal nama perusahaan yang panjang – panjang itu?

Belajar Saham Pemula

Apa Itu Lot Saham?

Belajar Saham Pemula

Saham Blue Chip

Belajar Saham Pemula

Mengenal Sektor Industri

Jadi kamu udah semakin mengerti kan apa yang kamu akan beli, akan kamu hadapi, dan yang akan kamu investasikan?

Kalau kamu mau pahami berbagai istilah persahaman, kamu bisa akses KAMUS SAHAM.

KOK SAHAM DIPERJUALBELIKAN?

Setiap perusahaan yang sudah melakukan proses initial public offering(IPO) maka secara resmi sudah membuka diri untuk public. Istilahnya: Go Public.

Dengan Go Public, semua hal berkaitan dengan perusahaan tersebut bisa diakses oleh semua orang, termasuk laporan keuangan, jadwal RUPS, keputusanRUPS, paparan publik atas rencana bisnis perusahaan, hingga harga saham-nya. Dengan Go Public, semua orang bisa membeli maupun menjual saham perusahaan yang tercatat (emiten) dimana wadahnya ada di bursa efek Indonesia.

Contoh lebih jelas bagaimana?

Ibarat sebuah lahan luas…

 

Ketika lahan dimiliki & dikuasai perusahaan developer properti. Maka tidak ada yang bisa beli, kita tidak tahu harga pasarannya, dan kita tidak bisa memperjualbelikan tanahnya karena milik sebuah perusahaan. Artinya, informasi seputar tanah tersebut sangat tertutup.
Namun ketika lahan ini telah dimulai penjualannya, maka setiap orang bisa membeli lahan sebanyak yang mereka mau sesuai kemampuan keuangan mereka. Kita sudah bisa mengetahui harga per meter tanahnya, dan setelah membeli tanah, kita juga bisa menjualnya kembali ke orang lain apalagi jika area tanah yang dijual sudah habis. Disinilah timbul transaksi jual beli tanah, rumah, apartemen, dan sebagainya.
Sama seperti saham sebuah perusahaan go public. Jika sudah go public, maka saham bisa diperdagangkan sebagaimana kita memperdagangkan properti kita.

Analogi di atas bisa kita hubungkan dengan saham sebuah perusahaan.

Ketika sebuah perusahaan menjadi perusahaan terbuka yang bisa dimiliki oleh publik, maka kita bisa tahu berapa lembar saham (kavling tanah) yang tersedia, berapa harga per lembarnya (harga per kavling) hingga bagaimana potensi harga di kemudian hari. Di waktu yang bersamaan, kita bisa memperdahgangkan saham (kavling tanah) yang sudah kita miliki.

Sampai disini clear ya

KARENA MEREKA, KITA BISA

Nah, tanpa hal – hal di bawah ini, kamu tidak akan pernah bisa membeli dan menjual saham seperti sekarang, begitu gampang dan sederhana. istilahnya, tanpa hal di bawah ini, tidak semua orang bisa memiliki saham perusahaan hebat. Silahkan disimak ya

Apa Itu…

Bursa Efek Indonesia

Apa Itu…

Initial Public Offering

Apa Itu…

Broker Saham?

Apa Itu…

Rekening Saham

TERPENTING KETIKA PILIH SAHAM

Untuk berinvestasi saham, tentu kita harus memilih perusahaan yang masa depannya cerah, manajemen dan seluruh orang di dalam perusahaan tersebut bekerja dengan sepenuh hati dan tentunya harus profit dong usahanya?

Nah ini 3 point penting yang perlu kita pertimbangkan ketika melihat sebuah perusahaan, apakah kita akan berinvestasi atau tidak. Hal ini sering disebut sebagai analisa fundamental perusahaan.

Solid Business Model
Trusted & Credible
Financially Healthy
Solid Business Model
Ini sangat penting dan nomor satu. Kamu mau investasi di perusahaan yang produknya terus dibeli orang atau yang produknya sekarang saja sudah mulai kehilangan peminat. Jadi, sebelum melakukan analisa apapun, tanyakan 1 pertanyaan ini: Apakah 5 – 10 tahun orang (dan semakin banyak orang) masih akan membeli dan menggunakan produk ini? Kalau jawabannya ragu, lupakan.
Trusted & Credible
Ini nomor dua, kalau produknya disukai orang, apakah perusahaan dijalankan dengan baik? Tidak ada gunanya produknya laku tapi karena management yang tidak baik malahan perusahaannya merugi. Daripada beli sahamnya, mending beli produknya saja kita bisa pakai. Kalau beli sahamnya ternyata perusahaannya jelek, menghabiskan waktu kita saja.
Financially Healthy
Ini yang terakhir, tapi selalu jadi yang paling diutamakan. Kalau business modelnya akan memburuk, laporan keuangan saat ini bisa aja sangat bagus. Ketika ada investor yang melihat masa depan tidak begitu baik dan menjual perlahan menjadikan harga turun, bisa jadi kamu temukan saham semacam ini PER dan PBV-nya sangat rendah. Hati – hati dengan PER-PBV-Trap. Perusahaan yang bagus akan memiliki EPS yang terus naik, dan selalu bagi dividen rutin.

TENTUKAN HARGA BELI TERBAIK

Setelah pilih perusahannya, kenali ciri – ciri saham yang layak dibeli secara teknikal. Ini paling menantang karena banyak faktor yang mempengaruhi seperti ekspektasi, harapan, dan ego.  Kuasai metode analisa teknikal untuk mendapat hasil lebih optimal.

CARA BELI SAHAM

Untuk membeli saham di bursa efek, kamu harus melalui perusahaan sekuritas, atau istilah yang kita kenal dengan broker saham/ pialang. Kamu tidak bisa membeli saham ke bank, atau ke perusahaan emiten langsung.

Mau beli saham BBCA, kamu harus melalui broker saham, bukan via PT. Bank Central Asia Tbk.
Mau beli saham TLKM, kamu harus melalui broker saham, bukan via PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
Mau beli saham PTBA, kamu harus melalui broker saham, bukan via PT. Bukit Asam Tbk.

Jadi, kamu harus membeli saham di bursa efek Indonesia melalui perantara broker saham. 

Your First Step to be a Successful Investor

“A journey of a thousand miles begins with a single step” – chinesse proverbs.

Ini adalah langkah pertama pentingmu. Ikuti step – step yang harus kamu lakukan untuk siap bertransaksi di pasar modal ya.

Step 1

Buka Rekening Saham

Step 2

Setor Dana ke RDN

Step 3

Install OLT Kamu

Step 4

Belajar Trading

REKENING SAHAM ISINYA APA?

Kamu sudah tahu kan kalau untuk jual saham atau beli saham harus melalui broker saham?
Nah, selanjutnya kamu harus buka rekening saham sebelum memulai transaksi.


Rekening saham itu apa sih?
Rekening saham adalah rekening yang akan memfasilitasi kamu untuk bertransaksi jual beli saham, sekaligus penghubung ke rekening dana kamu dan tempat penyimpanan saham kamu.

Maksudnya bagaimana ya?

Tanpa ingin mempersulit, kami ingin sampaikan ada 3 macam rekening yang otomatis kamu miliki (dibukain sekaligus tanpa repot) ketika membuka rekening saham di perusahaan sekuritas (broker saham)

1. Rekening untuk…

Order Jual Beli

2. Rekening untuk…

Nyimpen Saham

3. Rekening untuk…

Nyimpen Duit

Jadi mengerti ya, kalau kita buka rekening saham, otomatis kamu dibukakan 3 macam rekening di atas. Namun kamu ga perlu pusing, kamu cukup mengingat kode nasabah di perusahaan sekuritas saja untuk melakukan transaksi jual beli saham hingga penarikan dana. Jangan dibikin pusing ya, kami hanya jabarin ada apa aja di dalem rekening saham kamu.

PROSES TRANSAKSI DI BURSA

Rekening saham kamu sudah aktif, dan kamu siap bertransaksi saham. Kamu yang memutuskan, mau beli saham apa, mau menjual saham apa. Dasar keputusan kamu bisa macam – macam, namun pastikan berasal dari proses analisa saham yang tepat ya.

Bagaimana sih proses transaksi saham kita? Mati kita lihat contoh di bawah ini:

Misalnya terjadi transaksi jual beli pada saham BBCA di harga Rp. 11.500 sebanyak 10 lot pada hari senin, 24 Agustus 2015. Nilai transaksi ini adalah sebesar:

Rp. 11.500 x 1.000 lembar (10 lot) = Rp. 11.500.000,-

Jika ada yang membeli saham BBCA di harga Rp. 11.500,- sebanyak 10 lot, maka tentu ada yang menjual saham BBCA di harga Rp. 11.500 sebanyak 10 lot juga. Transaksi si pembeli dan penjual bisa melalui broker yang berbeda atau bisa saja di broker yang sama. Kamu bisa lihat lawan transaksi kamu memakai broker apa dengan melihat kode brokernya. Paham ya sampai disini.

Kamu Mau Jual Atau Beli?

Kembali ke posisi kamu, apakah kamu menjual saham atau membeli saham. Simak proses / alur transaksinya sehingga kamu lebih paham mekanisme di bursa.

Proses Jual Saham…

Hingga Terima Dana

Proses Beli Saham…

Hingga Terima Saham

Pembeli mendapat saham, penjual mendapat uang. Semua itu terjadi karena ada proses settlement.

Apa itu Settlement? Sederhananya, yang beli, dapat barang (saham) nya dan harus bayar uangnya. Yang jual dapat uangnya, kirim barangnya. Tenang, semua ini yang urus sekuritas via rekening saham kamu.

BIAYA – BIAYA

Ada beberapa biaya yang akan muncul ketika kamu bertransaksi dan memiliki saham lho. Yuk disimak apa saja di bawah ini.

1. Biaya

Transaksi Saham

2. Biaya

Menyimpan Saham

3. Biaya

Pindahin Saham

BUKTINYA APA SIH?

Beda yang punya rekening bank dengan rekening saham.
Kalau kamu punya simpanan uang di bank, kan tercatet di buku rekening tabungan bank tersebut.
Kalau kamu punya saham, tidak ada buku tabungan.Tapi kamu bisa cek kepemilikan saham kamu melalui di bawah ini.

1. Portfolio Statement dari Broker
Portfolio Statement dari broker. Ini adalah laporan bulanan atas isi portfolio yang dimiliki. Isinya antara lain:

  • Saham apa saja yang dimiliki
  • Jumlah Lot yang dimiliki
  • Average price beli
  • Harga pasar
  • Unrealized profit / loss
  • Cash yang dimiliki, sesuai dengan RDN.
2. Akses.ksei.co.id
Akses.ksei.co.id. ini cara cek langsung saham kamu apa saja, lembarnya berapa, melalui situs resmi KSEI. Namun di situs ini tidak disampaikan harga belinya ya. Hanya punya saham apa berapa lembar.
3. Sertifikat Saham
Sertifikat / Warkat saham. Sebenarnya setiap lembar saham yang kamu miliki itu ada sertifikatnya. Seperti kamu punya rumah, ada sertifikat per kavling kamu. Hanya saja di saham, karena transaksi yang begitu tinggi frekuensinya, sangat lambat dan tidak efisien jika terus pakai warkat fisik. Oleh karena itu saat ini perdagangan saham bersifat scriptless. Bagaikan kamu punya uang, namun tidak memegang uang kertas namun bertransaksi non-tunai. Kamu mau menjadikan saham – saham kamu kembali dalam bentuk warkat? Bisa saja. Hubungi saja sekuritas kamu, dan tentu ada biayanya ya. Lalu, hati – hati menyimpannya di rumah?

Bagai Rekening Koran Bank

Jadi rekening saham itu bagai rekening koran di bank, ga ada buku tabungannya.
Menariknya kamu bisa juga cek melalui akses.ksei.co.id biar makin yakin dan semangat!

AMAN GA SIH?

Banyak yang bertanya, kalau saya beli saham, investasi saham, seberapa aman sih?
Nah, pertanyaan semacam ini bisa dijawab dari dua sudut pandang yang berbeda:

Aman ga rekening & dananya?
Aman ga sahamnya?
Aman ga brokernya?

Kita bahas satu per satu ya

Aman ga…

Uang Saya?

Aman ga…

Saham Saya?

Aman ga…

Broker Saya?

Jadi sekarang kamu punya gambaran ya betapa aman rekening saham kamu. Selama kamu mengikuti prosedur dengan benar dan dana disimpan di bank RDN, maka hasil kerja keras kamu akan tersimpan dengan aman di rekening saham kamu. Jadi tenang deh, mau pakai broker manapun, semuanya oke.

AKHIRNYA!

Demikian modul mengenai Belajar Saham Pemula.
Pastikan kamu sudah mengerti seluk beluk mengenai saham dan segala pendukungnnya ya.

Setelah kamu paham, kamu bisa mulai melanjuti membuka rekening saham pertama kamu
Jangan lupa! Kamu harus mulai belajar melakukan analisa saham sehingga transaksi kamu bisa menguntungkan.

Kamu bisa cek GaleriSaham Institute (GS Institute) untuk melihat program yang cocok untuk Kamu.

Buat para trader
Kamu bisa pelajari kelas teknikal kami dan mengikuti rekomendasi harian melalui GS PRO.

Buat para Investor
Kamu bisa pelajari investment list di layanan GS PRO beserta training – training yang akan datang.

Sukses Selalu!

WhatsApp
0858 9000 6618
Address
Lippo St. Moritz 9th Floor
Email
administrator@galerisaham.com