Merupakan suatu peningkatan modal disetor suatu perusahaan. Dalam right issue, perusahaan menawarkan hak (right) kepada pemegang saham yang ada untuk mendapatkan saham baru yang tentu saja berarti menyetor modal dengan rasio tertentu. Jika pemegang saham tersebut tidak mengambil hak-nya, maka ia dapat menjual hak-nya tersebut kepada investor lain. Dengan demikian di pasar modal dikenal juga perdagangan right.

CONTOH:

Sebuah saham GLSM melakukan right issue (HMETD) dengan data & jadwal sebagai berikut:

Rasio right issue : 1000 : 300 (lama : baru)
Harga pelaksanaan (exercise) : Rp 250.
Cum date : 1 Juli 2017
Ex date : 2 Juli 2017
Periode Perdagangan HMETD: 5 – 10 Juli 2017
Periode distribusi saham hasil HMETD: 8 – 12 Juli 2017

Yuk simak step by step yang perlu kamu ketahui di bawah ini:

  1. Berarti 1.000 lembar saham induk GLSM akan mendapatkan 300 HMETD dimana 1 HMETD berhak menebus saham baru GLSM dengan harga Rp 250. Andaikan Anda punya 1000 lot GLSM ya.
  2. Untuk bisa menghitung nilai teoritisnya, harus diketahui terlebih dahulu berapa harga penutupan saham GLSM di tanggal cum date (cum right)-nya. Misalnya harga penutupan di 1 Juli 2017 adalah Rp. 800. Maka market value saham GLSM Anda adalah: Rp. 800,- x 1000 lot x 100 lembar = Rp. 80.000.000,- (ingat, kamu harus memliki saham GLSM di penutupan tanggal cum date untuk mengikuit right issue ini ya).
  3. Selanjutnya, kita perlu menghitung harga teoritis sebagai berikut:

    HARGA TEORITIS RIGHT ISSUE = ((rasio saham lama * harga closing cum date) + (rasio saham HMETD * harga exercise)) / (rasio saham lama + rasio saham baru)
    HARGA TEORITIS RIGHT ISSUE = (1.000 x 800) + (300*250) / (1.000+300) = Rp 673,08 (pembulanan menjadi 675)
    .
  4. Jadi, jangan kaget jika pada ex date (2 Juli) harga GLSM dibuka di kisaran 675-an. Akan ada penurunan harga (675 – 800)/800 = -15,6%.
  5. Pada ex-date, nilai portfolio saham GLSM Anda akan menjadi: Rp. 675,- x 1000 lot x 100 = Rp. 67.500.000,-. Waduh, rugi dong? Engga kok. Nantinya akan muncul GLSM-R di portfolio. Cek selanjutnya di bawah ya.
  6. Pada tanggal 5 Juli 2017 (sampai 10 Juli 2017), Anda akan mendapatkan right dengan kode GSLM-R sebanyak 300 lot di portoflio (ingat rasio right issue 1000 : 300). GLSM-R ini adalah HMETD yang bisa anda gunakan untuk menembus saham GLSM baru Anda Anda di harga 250 (walaupun harga pasaran barunya ada di 675).
  7. Dengan menebus 300 lot GLSM-R, maka Anda harus merogoh kocek sebesar: Rp.250,- x 300 lot x 100 = Rp. 7.500.000,-. Loh kok harus keluar duit? Ya kan namanya juga Right Issue.
  8. Jadi, di kisaran tanggal 8 – 12 Juli 2017, Anda akan menerima saham GLSM baru hasil penebusan right (HMETD). Di portfolio akan bertambah saham GLSM 300 lot dengan modal Rp.250 / lembar sehingga average price GLSM Anda menjadi:

    AVERAGE PRICE HASIL MENEMBUS HMETD = (Rp.675,- x 1000 lot) + (Rp.250,- x 300 lot) / 1300 lot = Rp576,9 / lembar (sebanyak 1300 lot)
    .
  9. Dengan menebus HMETD dan harga GLSM stabil di Rp.675,-, maka portfolio kamu akan mengalami capital gain (unrealized profit) sebesar: (Rp.675 – Rp.576,9) x 1300 lot = Rp.12.753.000,-
  10. Aduh, ga ada uangnya. Kalau ga ikutan tebus HMETD gimana? GLSM-R kamu ada harganya kok. Harganya adalah harga pasar saat itu dikurangi harga excercise right di Rp.250,- Kamu bisa jual GLSM-R di pasar dalam periode perdagangan HMETD (5 – 10 Juli 2017).
  11. Rumus menghitung harga GLSM-R adalah:

    HARGA RIGHT = Harga pasar GLSM dikurangi harga excercise = Rp. 675 – Rp.250 = Rp.425/lbr.
    .
  12. Jadi kalau kamu gamau keluar duit untuk menebus HMETD, maka kamu tinggal jual aja GLSM-R di pasar. Kamu akan dapet uang: Rp, 425,- x 300 lot x 100 = Rp.12.750.000,-
  13. Jadi, portfolio kamu berisi saham GLSM sebanyak 1000 lot di modal Rp.675,- (Rp. 67.500.0000,-) ditambah hasil penjualan GLSM-R sebanyak Rp. 12.750.000. Nilai total = Rp.80.250.000,- yang berarti hanya untung sedikit dari modal saham awal kamu di Rp.80.000.000,- (lihat nomor 2 di atas)


KESIMPULAN



Jika dalam masa perdagangan right (HMETD) harga saham GLSM stabil di Rp. 675,-, maka kamu akan mendapat keuntungan dengan menebus right (HMETD). Kalau kamu menjual right-nya, maka kamu tidak akan untung apa – apa. Namun menjual right ada risiko. Jika harga saham GLSM menurun ketika di periode perdagangan right, maka kamu semakin merugi. Jika tujuannya hanya menjual right-nya, lebih baik ketika cum date jual saja sahamnya.

Kalau kamu adalah investor pengendali GLSM, maka kamu wajib menebus right. Kalau tidak, suara kamu akan berkurang dalam perusahaan.

Semoga penjelasan ini bermanfaat:)


Free Newsletter

Segera daftarkan email anda ke mailing list kami untuk memperoleh informasi & rekomendasi saham terbaru via email setiap hari secara gratis (tanpa syarat apapun)

Pendaftaran berhasil - Cek email anda untuk proses verifikasi