Kinerja GS PRO: 17.09% vs IHSG 7.22%

Dear All,

Sebagai satu – satunya lembaga independen yang berkomitmen secara transparan memberikan report kinerja rekomendasi secara periodik, GaleriSaham kembali memaparkan kinerja kami hingga akhir April 2017 sebagai berikut:

Tabel di atas, dengan fluktuasi kinerja setiap bulannya, kinerja portoflio GS PRO yang merupakan 100% cermin rekomendasi dari trading plan kami mampu memberikan return sebesar +17.09%, jauh lebih tinggi daripada IHSG yang hanya tumbuh +7.22% sepanjang tahun 2017 ini (Year to Date)

Pada bulan Januari & April kami sempat underperform dari IHSG, namun ini bagian dari trading plan kami (baik beli maupun jual). Ketika tren naik sebuah saham berlangsung, strategi Trend Optimizer kami mampu memberikan hasil yang sangat optimal.

Adapun jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu (Year on year), kinerja GS PRO tumbuh +61.79%, jauh di atas IHSG yang tumbuh +17.50%

Denga porsi cash : stock sebesar 59 : 41, porsi cash yang lebih besar didapatkan dari hasil penjualan saham yang sudah mengakhiri tren naiknya dan turun menembus support. Saham yang masih dimiliki adalah saham yang masih berada dalam potensi tren naik. Dengan porsi cash 59%, kelebihannya adalah fleksibilitas tinggi dalam mengambil peluang yang ada di pasar ketika tren naik kembali berlanjut DAN kecilnya risiko ‘nyangkut’

Berikut adalah visualisasi kinerja GS PRO:

Grafik di atas menunjukkan bahwa dengan strategi Trend Optimizer yang dijalankan menggunakan Systematic Trading Management, apapun kondisi IHSG tetap dapat memaksimalkan peluang ataupun meminimalisir risko. Yang penting adalah sahamnya uptrend, terlepas dari IHSG uptrend atau tidak. Optimalkan posisi pada saham uptrend, hindari saham yang downtrend.

Apa saja saham yang hingga akhir April memberikan kotribusi paling positif maupun negatif bagi portfolio kami?

Saham – saham di atas merupakan saham yang masih ada dalam portfolio ataupun yang telah terealisasi (dijual) karena gagal bertahan di atas support-nya. Dapat dilihat bahwa dengan buy & hold saham uptrend dan segera menjual saham yang ‘gagal’ uptrend, kinerja portfolio bisa jauh lebih optima. Jangan dibalik!

Berikut adalah komposisi sektoral dari portfolio akhir bulan April 2017:

Per akhir April, saham terbesar berasal dari sektor Finansial dan Basic Industry. Ini menunjukkan tren naik terkuat ada di kedua sektor ini. Tinggal bagaimana kita bisa optimalkan saham yang uptrend, dan mengeluarkan saham yang downtrend.

Laporan kinerja yang disampaikan GaleriSaham setiap bulan ini merupakan pertanggungjawaban atas rekomendasi yang diberikan oleh GS PRO. GS PROmemberikan parallel analysis yang menyediakan rekomendasi teknikal beserta fundamental yang relevan secara bersamaan. Fundamental memberikan opsi saham potensial, teknikal membantu menentukan level beli dan jual yang lebih optima.

Report ini disampaikan secara harian bagi member GS PRO yang tentunya bisa menjadi benchmark atas portfolio yang dimiliki masing – masing member. Dapatkan rekomendasi dan trading plan yang sangat komprehensif yang memiliki standar investor institusi. Cek informasi selengkapnya disini.

Save the date for our next event. Klik disini.

Pin It on Pinterest

Share This

Free Newsletter

Segera daftarkan email anda ke mailing list kami untuk memperoleh informasi & rekomendasi saham terbaru via email setiap hari secara gratis (tanpa syarat apapun)

Pendaftaran berhasil - Cek email anda untuk proses verifikasi