Setelah ‘berpesta’ di bulan Januari, bulan Februari menjadi bulan istirahat. Kinerja pasar relatif mendatar sehingga tidak ada peluang besar secara agregat yang bisa diraih, bahkan banyak saham yang mulai bergerak turun dan break support tren naiknya.

‘Yang penting adalah bagaimana meraih profit maksimum. Namun yang lebih penting lagi bagaimana menjaga keuntungan yang sudah diraih agar tidak ‘hilang’

Pada kesempatan ini, kami kembali memaparkan kinerja GS PRO yang merupakan cermin dari rekomendasi teknikal yang diberikan. Kami menjadi satu – satunya pihak yang memaparkan kinerja kami setiap bulannya kepada publik, dan kinerja harian kepada client kami.

Berikut adalah tabel kinerja sepanjang bulan Februari 2018:

Pada bulan Februari, kinerja portfolio internal kami tumbuh tipis +0.47% namun masih di atas IHSG yang turun -0.13%.

Secara akumulasi sepanjang tahun 2018, kinerja portfolio kami berhasil tumbuh dan terjada di level +24.78%, jauh di atas IHSG yang hanya tumbuh +3.80%

Luar biasanya, kinerja 2 bulan di tahun 2018 hampir menyamai kinerja sepanjang tahun 2017 yang tumbuh +28.74%. Lihat ulasannya disini.

Secara year on year, kinerja bulan Januari 2018 tumbuh +53.51% jika dibandingkan akhir Januari 2017, dan IHSG tumbuh +22.56% secara YoY.

Berikut adalah visualisasi kinerja GS PRO sepanjang bulan Februari 2018:

Melanjuti tradisi – tradisi metode trend optimizing dari bertahun – tahun sebelumnya, metode ini mampu mengungguli kinerja dari benchmark kami, IHSG, baik dalam jangka pendek, menengah, hingga panjang. Konnsepnya  adalah hanya membeli dan menyimpan saham uptrend, hingga tren naik berakhir. Pastikan hasil kinerja portfolio anda minimal sama dengan IHSG.

Apa saja saham yang berkontribusi positif maupun negatif bagi portfolio GS PRO?

Tabel di atas menunjukkan 10 saham yang berkonntribusi positif dan negatif. Jika Anda melihat kinerja Top Gainer vs Top Loser dari bulan ke bulan, angka persentase kenaikan di Top Gainer selalu jauh di atas Top Loser. Hal ini diakibatkan implementasi Systematic Trading Management pada portfolio kami. Ketika sebuah saham bergerak uptrend, maka saham tersebut disimpan di portfolio sepanjang harga bergerak rally. Ketika ada saham yang gagal bergerak uptrend, maka saham tersebut segera dilepas dengan sistematis untuk menghindari risiko penurunan lebih lanjut. Simak bagaimana Anda bisa mempelajari metode analisa yang sistematis disini.

Per akhir bulan Februari, komposisi portfolio kami adalah sebagai berikut secara sektoral:

Dengan fokus hanya pada saham yang bergerak uptrend, komposisi portfolio menjadi ideal karena akan ringan untuk bergerak naik. Sebaliknya, jika terjadi penurunan, metode systematic trading management kami akan membantu menjual saham yang sudah tidak uptrend lagi lebih dini, sehingga portfolio relatif lebih kebal dari penurunan akibat penurunan pasar. Tentunya perofit yang sudah dikumpulkan bisa terjaga aman, tidak tergerus dengan penurunan yang terjadi.

Pastikan Anda memiliki portfolio yang sehat, portfolio yang berisi saham uptrend, bukan yang sedang downtrend atau nyangkut. Pastikan keuntungan yang telah Anda raih bisa selalu terjaga, bukan dikembalikan ke pasar. Dengan demikian, kinerja Anda akan jauh lebih tinggi daripada benchmark Anda, IHSG.

Dapatkan referensi terbaik yang diolah oleh tim GS PRO sebaagai bahan rujukan transaksi Anda baik dari sisi fundamental maupun teknikal. GS PRO menjadikan setiap orang memiliki analisa dan trading plan layaknya investor institusi. Naikkan standar Anda. Cek informasi mengenai GS PRO disini.


Simak video di bawah ini: mengapa trading itu menguntungkan, namun pada akhirnya bisa merugikan. Subscribe Youtube Channel kami di GaleriSahamID.

Free Newsletter

Segera daftarkan email anda ke mailing list kami untuk memperoleh informasi & rekomendasi saham terbaru via email setiap hari secara gratis (tanpa syarat apapun)

Pendaftaran berhasil - Cek email anda untuk proses verifikasi