Pelaku pasar yang bertransaksi saham dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli. Umumnya trader memiliki horizon jangka pendek (<1 bulan) hingga menengah (hingga 3 bulan). Bahkan ada yang jangka sangat pendek (harian hingga intraday).

Trader memiliki 2 kelompok utama yaitu:

  1. Contrarian: Membeli saham ketika turun (buy on weakness) untuk menjualnya ketika naik (sell on strength). Trader semacam ini cenderung sering memantau pergerakan pasar dan menjadi karakter utama full-time trader. Ciri – ciri trader contrarian: Frekuensi transaksi sangat sering, harus memantau pergerakan pasar, umumnya disertai penggunaan margin yang tinggi.
  2. Trend following: Membeli saham ketika mulai bergerak dalam tren naik (bullish) untuk menjualnya ketika dimulainya tren turun (bearish). Trend follower (penganut aliran ini) umumnya memiliki horizon jangka menengah, mampu menyimpan saham lebih lama ketika saham bergerak uptrend. Kelebihan metode ini adalah: keuntungan yang maksimal. Ciri – ciri trend follower: frekuensi transaksi rendah, tidak harus memantau pergerakan pasar, dan jarang menggunakan margin karena kemampuan mendapatkan keuntungan lebih tinggi secara persentase daripada trader contrarian).

Metode yang digunakan oleh GaleriSaham baik dalam memberikan rekomendasi ataupun pengelolaan dana internal kami adalah Trend Following.

Free Newsletter

Segera daftarkan email anda ke mailing list kami untuk memperoleh informasi & rekomendasi saham terbaru via email setiap hari secara gratis (tanpa syarat apapun)

Pendaftaran berhasil - Cek email anda untuk proses verifikasi