Fundamental ekonomi Indonesia dan pola pergerakan beberapa bursa utama dunia menunjukkan bahwa peluang terjadinya Rally sangat tinggi. Kami menambahkan pandangan kami terhadap bursa komoditi yang menjadi sorotan akhir – akhir ini akibat kenaikan harga minyak yang cukup signifikan.

 

Minyak Mentah (Short Term View)

Oil-12-02-29-short

Saat ini harga minyak mentah telah mengkonfirmasi pembentukan pola Inverted Head & Shoulder dengan minor target di 110 yang telah tercapai. Target utama penguatan berada di level  122, berarti harga minyak mentah akan menembus level tertinggi yang pernah dicapai di pertengahan tahun 2011 di level 114. (10% Potential Upside)

 

 Minyak Mentah (Long Term View)

Oil-12-02-29-long

Berikut adalah grafik harga minyak mentah dalam frame waktu lebih panjang sejak tahun 2008 dimana harga minyak mentah mencetak level tertingginya di level 147. Grafik di atas menunjukkan bahwa grafik harga minyak membentuk pola Cup & Handle dengan resisten di level 114. Jika pada ulasan grafik sebelumnya disebutkan peluang harga minyak menuju 122, berarti secara bersamaan harga minyak akan menembus resisten pola Cup & Handle-nya di 114. Dalam jangka panjang harga minyak berpeluang besar melanjutkan penguatan menuju target pola-nya di 166 dengan minor target USD 134. (21% – 50% Potential Upside)

 

Emas

Gold-12-02-29

Harga Emas bergerak membentuk Higher High Higher Low serta mengkonfirmasi pembentukan pola Inverted Head & Shoulder setelah menembus resisten di 1763. Dengan demikian harga emas berpeluang melanjutkan kenaikannya menuju level tertingginya di 1921 dengn minor target 1822. Jika nantinya emas mampu break all time high, maka emas akan terus mencetak rekor harga baru (2.5% – 8% Potential Upside)

 

CPO (Short Term View)

CPO-12-02-29-short

Harga CPO dalam jangka pendek telah menunjukkan sinyal positif dengan penembusan resisten di 3268. Hal ini membuka peluang kenaikan menuju 3585 dengan minor target 3389. Ini berarti CPO akan melampaui level tertingginya di pertengahan tahun 2011. (3% – 9% Potential Upside)

 

CPO (Long Term View)

CPO-12-02-29-long

Perhatikan grafik pergerakan CPO dalam frame lebih panjang sejak tahun 2008. Tampak terdapat peluang pembentukan pola Cup & Handle dengan level resisten di 3761. Merujuk pada ulasan harga CPO sebelumnya dimana target penguatan jangka pendek berada di level 3585, CPO akan semakin mendekati resisten pentingnya di 3761. Nantinya penembusan 3761 akan mendorong penguatan lebih lanjut melampaui level tertinggi di tahun 2008 menuju 5584 dengan minor target 4580. (39% – 70% Potential Upside)

 

Nikel

Nikel-12-02-29

Harga nikel saat ini mengalami koreksi normal menguji kekuatan support yang dahulu menjadi Down Trend Resist Line-nya. Nikel telah mengakhiri fase tren turun dan kecenderungan pergerakan Nikel saat ini adalah konsolidasi menguji kekuatan support-nya. Jika Nikel mampu kembali menguat menuju resistennya di 22000, maka terbuka peluang penguatan lanjutan menuju 25800 dengan minor target 23500. (17% – 29% Potential Upside)

 

Timah

Timah-12-02-29

Timah saat ini telah mengakhiri fase tren turunnya dan menguji resisten di level 25900. Kemampuan harga timah menembus 25900 akan membuka peluang penguatan menuju 31385 dengan minor target 28050. (15% – 19% Potential Upside)

 

Kesimpulan:

Krisis di Eropa dan pemulihan yang moderat di Amerika bukan merupakan alasan kenaikan tajam pada harga minyak. Kondisi di atas menunjukkan bahwa kenaikan harga komoditas saat ini belum didukung sepenuhnya oleh kenaikan permintaan yang seimbang. Kenaikan saat ini sebagian kecil didukung oleh meningkatnya aktivitas manufaktur di beberapa negara dan cenderung lebih disebabkan oleh likuiditas yang berlebihan di pasar keuangan, ancaman pasokan akibat konflik Timur Tengah, serta buruknya cuaca di beberapa negara. Sebagai patokan harga komoditi dunia, kenaikan harga minyak yang cukup tajam akhir – akhir ini akan mempengaruhi komoditi lainnya untuk bergerak naik. Untuk mengantisipasi ketidakseimbangan ini, kami menggunakan pendekatan Analis Teknikal untuk memberi gambaran terhadap potensi pergerakan komoditas.

Dari ulasan beberapa harga komoditas di atas, tampak jelas peluang harga minyak dan emas sangat besar untuk menembus level tertingginya. Kedua jenis komoditi ini dapat digolongkan memiliki potensi pergerakan yang Super Bullish. CPO merupakan komoditas selanjutnya yang berpeluang break all time high-nya sehinga akan melanjutkan fase Bullish-nya. Komoditas berbasis logam seperti Nikel dan Timah masih dalam fase konsolidasi sehingga butuh konformasi antara lain penguatan yang mampu menembus resisten untuk mengkategorikan mereka kembali Bullish. Saat ini komoditi logam dikategorikan Semi-Bullish.

Prioritaskan pilihan utama pada sektor komoditas berbasis Minyak Dunia dan Emas. Prioritas kedua adalah CPO dan prioritas terakhir (namun bukan berarti terburuk) pada Nikel dan Timah. Cermati potensi kenaikan harga emiten – emiten penghasil komoditas di atas karena peluang Rally sangat besar di tahun ini.

 

Baca Report selanjutnya: SPECIAL REPORT: Indonesia Sectoral Technical Perspective (Preview)

Baca Report Sebelumnya: SPECIAL REPORT: Global Market Technical Perspective (Part 2 of 4)

 

Mari bergabung di GaleriSahamPREMIUM untuk membantu anda mengidentifikasi peluang, memaksimalkan keuntungan, dan meminimalisir risiko.

Bagi non-member GaleriSahamPREMIUM, pastikan anda selalu mengikuti perkembangan rekomendasi GaleriSaham.com. Segera daftarkan email anda ke Mailing List kami untuk memastikan anda menerima update terbaru kami. Kirimkan email kosong ke alamat berikut: galerisaham-subscribe@yahoogroups.com dan cek inbox anda untuk konfirmasi.

Ingat selalu, Selalu terdapat peluang dalam krisis. Bersikap konsisten terhadap trading plan akan membawa anda kepada peluang dan keberuntungan. Have a nice trading day!