Q3 2012 ditutup dengan positif dimana IHSG tutup pada level 4262.56. Secara kumulatif IHSG telah mencetak kenaikan sebesar +11.53% selama tahun 2012. Gejolak krisis Eropa tidak menjadi hambatan bagi IHSG untuk bergerak naik, bahkan IHSG sempat mencetak rekor tertingginya di 4272.82 pada pertengahan bulan Oktober. Hal ini menunjukkan tingkat keyakinan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia sangatlah baik.
Pada periode yang sama Portfolio GSP berhasil meningkat sebesar +12.58% sepanjang tahun 2012, mengungguli kenaikan IHSG sebesar +1.05%. Strategi konservatif kami jalankan yaknik fokus ke saham – saham bluechip dan berfundamental baik. Gejolak pasar keuangan global menuntut kita untuk lebih berhati – hati dalam memilih saham dan sebaiknya menghindari saham – saham gorengan.
Berikut kami sampaikan kinerja portfolio GSP dalam grafik di bawah:
Dari tabel di atas secara kumulatif sepanjang tahun 2012 Portfolio GSP berhasil mencetak pertumbuhan sebesar +12.58%, lebih tinggi daripada IHSG yang tumbuh sebesar +11.53% bahkan jauh di atas indeks LQ45 yang hanya tumbuh sebesar +8.65%. Rata – rata pertumbuhan bulanan GSP adalah +1.41% VS IHSG +1.30% & LQ45 +1.03%. Hal ini menunjukkan strategi trend following yang dipakai sangat efektif dalam jangka panjang walaupun dalam
jangka pendek mungkin mengalami fluktuasi antara outperform dan underperform.
Berikut beberapa saham yang menjadi kontributor positif dan negatif dalam portfolio:
Menghadapi gejolak dan fluktuasi yang mungkin terjadi, sesuai komitmen kami lebih memfokuskan rekomendasi pada saham – saham kapitalisasi besar, blue chip, second liner yang tentunnya memiliki fundamental yang baik.Dengan demikian akan mengurangi risiko terjebak pada saham – saham kapitalisasi kecil dengan fundamental kurang baik.
Berikut adalah grafik kinerja porfolio GSP dibandingkan IHSG:
Saat ini sektor yang menjadi fokus kami adalah sebagai berikut:
Sektor – sektor terbesar di atas menunjukkan besaran dalam portfolio GSP dan sebagian besar saham dalam sektor di atas memiliki kapitalisasi pasar yang besar serta potensi kenaikan yang lebih besar daripada penurunan (Basic Industry, Construction & Property, Consumer Goods, dan Financial) dan sebaliknya sektor Mining, Infrastructure & Tansportation, Trade & Service, serta Agriculture menjadi sektor yang saat ini dihindari.
Mari bergabung di GaleriSahamPREMIUM untuk membantu anda memaksimalkan keuntungan transaksi di pasar saham. GaleriSahamPREMIUM memberikan rekomendasi yang akurat, mudah dipahami, dengan risiko terukur, serta biaya yang sangat kompetitif.
Jika anda sering bertindak terbalik dengan market, jika anda bingung memilih saham yang akan bergerak naik, jika anda khawatir dengan berita – berita negatif yang pada akhirnya membuat anda kehilangan peluang, dan jika anda sering ‘nyangkut’, GaleriSahamPREMIUM dapat menjadi solusi terbaik bagi anda untuk membenahi kinerja transaksi selama ini.




