Tidak terasa tahun 2011 akan segera berlalu. 11 bulan telah kita lewati diiringi bayang – bayang krisis utang Eropa yang hingga saat ini belum terselesaikan. Hal ini menjadikan tahun 2011 sebagai tahun ‘konsolidasi dan fluktuasi‘ bagi Indoneisa, tetapi merupakan tahun ‘down trend‘ bagi bursa utama dunia seperti bursa Eropa dan sebagian bursa Asia.
Berikut adalah tabel perbandingan pertumbuhan beberapa bursa utama dunia termasuk Indonesia:
Melihat tabel di atas, hanya 2 bursa yang mengalami inerja positif dalam 11 bulan di tahun 2011 yakni Dow Jones dan IHSG. Sisanya mengalami pertumbuhan negatif, bahkan mencapai -21.78% seperti yang dialami Bursa Hongkong. Ketika hampir seluruh bursa utama dunia
mengalami pelemahan rata – rata -11.51%, IHSG relatif tidak mengalami pelemahan bahkan bertahan di teritori positif +0.32%. Tampaknya hal ini didukung oleh optimisme terhadap perekonomian Indonesia yang solid dengan exposure yang rendah terhadap perekonomian Eropa maupun Amerika.
Berikut adalah tabel kinerja bursa utama dunia:
Dari tabel di atas dapat anda lihat bahwa rata – rata bursa utama dunia mengalami penurunan sebesar -11.51%, dimana pertumbuhan bursa tertinggi dialami oleh Dow Jones dan penurunan terendah dialami Hang Seng sebesar -21.78%. Hasil gemilang berhasil dicapai oleh kinerja portfolio GaleriSahamPREMIUM (Note: portfolio ini murni merupakan hasil rekomendasi GSP yang diberikan selama ini) dimana mampu tumbuh melampaui kinerja bursa utama dunia sebesar +18.53%. Lebih tinggi dari pertumbuhan IHSG yang tumbuh +0.32% bahkan terhadap Dow Jones yang mampu tumbuh +4.11%.
Berikut kami sampaikan tabel perbandingan kinerja GaleriSahamPREMIUM VS IHSG:
Sejak awal tahun hingga akhir November 2011, Portfolio rekomendasi GaleriSahamPREMIUM berhasil mencatat akumulasi pertumbuhan sebesar +18.53% dengan rata – rata pertumbuhan bulanan sebesar +1.95%, jauh melampaui kinerja IHSG yang hanya tumbuh +0.31% atau +0.16% per bulan. Posisi Cash terhadap saham sebesar 56.32% vs 43.68% menunjukkan strategi antisipasi GSP dalam menghadapi ketidakpastian market, dimana sesuai dengant rading plan harian, porsi saham akan semakin besar jika IHSG mampu bertahan dan menguat. Sebaliknya porsi cash otomatis akan bertambah besar ketika market tidak mampu bertahan dan kembali mengalami penurunan tajam. Hal ini dapat dilaksanakan dengan adanya Trading Plan yang baik dan disiplin.
Berikut adalah grafik kinerja IHSG VS Portfolio GaleriSahamPREMIUM
Ingat pepatah di bawah ini:
“When the crisis last for a deep & long time, make sure you’re the last man standing. If there’s no such deep crisis, be happy because you’re the readiest!”
“Ketika krisis datang dan berlangsung lama, pastikan anda mampu bertahan hingga akhir. tetapi jika krisis tidak seburuk perkiraan, berbahagialah, karena anda yang paling siap mengambil kesempatan”
(Baca artikel terkait: ‘Krisis? Tidak Krisis? Ingat Selalu Prinsip Ini…‘)
Pastikan anda memiliki Strategi / Planning / Trading Plan yang baik dan Disiplin menjalankannya. Niscaya, anda akan mampu bertahan ketika krisis beran – benar terjadi, serta menjadi orang yang paling siap mencari keuntungan ketika krisis tidak sedalam yang diekspektasikan!
Anda merasa kesulitan membuat trading plan? Bingung mengambil keputusan membeli atau menjual saham? Tidak tahu kapan harus melakukan cutloss untuk mengamankan dana anda yang berharga? Mari bergabung di GaleriSahamPREMIUM, membership dengan biaya sangat terjangkau yang dibentuk untuk membantu anda menjadi Profit Trader, seorang trader yang menguntungkan. GaleriSahamPREMIUM akan membantu anda untuk memaksimalkan keuntungan, meminimalisir kerugian, serta mempertahankan kinerja yang sudah ada.
Pelajari GaleriSahamPREMIUM lebih lengkap dengan klik link ini: GaleriSahamPREMIUM
Kenali GaleriSaham.com lebih dekat dengan klik link ini: About Us




3 comments
hary
January 4, 2012 at 07:55 (UTC 7) Link to this comment
dear gs,
1. excellent job galeri saham!
2. apa yg dimaksud dgn tabel pada kolom terakhir, growth gsp & ihsg? (dari mana angka2 tsb didapatkan?)
regards
GaleriSaham.com
January 4, 2012 at 18:08 (UTC 7) Link to this comment
@Hary: Terima kasih pak. Growth GSP adalah kinerja kumulatif portfolio hasil rekomendasi, sedangkan Growth IHSG adalah pertumbuhan IHSG full year. Perhitungannya hanya untuk member GaleriSahamPREMIUM pak. Mohon maklum:) Terimakasih
hary
January 4, 2012 at 19:02 (UTC 7) Link to this comment
haha… i’ll see u soon @ GSP pak!
jadi secara garis besar, metode perhitungan kolom ‘growth GSP’ itu seperti NAB reksadana ya pak…
untuk kolom ‘growth ihsg’ (3703 – 3715) saya bisa mengerti itu adalah posisi2 closing ihsg periode tsb.
regards