Setelah libur Lebaran selama satu minggu penuh, pergerakan IHSG awal pekan akan sangat terpengaruh oleh akumulasi pergerakan bursa global. Perlu diperhatikan bahwa selama Indonesia libur secara kumulatif DOW meningkat +0.7%, DAX +0.01%, FTSE +3.1%, CAC +2%, Nikkei +1.7%, dan Hang Seng +3.2%. Dengan memperhitungkan pergerakan bursa dua negara dari dua kawasan yang bermasalah: DAX sebagai ekonomi terkuat Eropa dan DOW sebagai parameter perekonomian global, tampaknya IHSG tidak akan bergerak banyak pada pembukaan pekan ini dan cenderung bertahan pada pola Symmetrical Triangle yang terbentuk sebelum libur. Pola ini menunjukkan IHSG berada pada persimpangan jalan, akankah IHSG kembali menguat atau kembali turun. Terdapat 3 level penting saat ini yakni 4020, 3906, dan 3761. Jika IHSG mampu kembali ke atas 3906, maka IHSG berpeluang menguat ke 4020 dimana penembusan 4020 nantinya akan mendorong IHSG untuk terus menguat menuju 4288 mengakhiri kekhawatiran akan adanya koreksi lanjutan. Tetapi jika IHSG ternyata turun menembus 3761, maka IHSG akan kembali turun ke level terendahnya di kisaran 3590 yang berarti kembali menembus MA200 sehingga IHSG memasuki Fase Downtrend menuju 3400 – 3300. Pembentukan Symmetrical Triangle menunjukkan IHSG di persimpangan jalan dengan peluang 50:50 untuk naik ataupun turun.
Disclaimer ON
Galeri Saham | Investasi Saham | Analisa Saham | Rekomendasi Saham | Belajar Saham
